Pendampingan Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Arab bagi Santri Madrasah Diniyah At-Tazkia
DOI:
https://doi.org/10.59829/g2x1q809Keywords:
mentoring, Arabic classical text reading, madrasah diniyah, mahārah al-qirā’ah, nahwu-sharafAbstract
This Community Service (PkM) activity aims to improve the ability of students at Madrasah Diniyah At-Tazkia to read Arabic classical texts through structured mentoring focusing on vocabulary mastery, nahwu-sharaf, accuracy in assigning vowel marks, reading fluency, translation, and text comprehension. The program was implemented using communicative and contextual approaches through drill, guided reading, demonstrations, individual and group practice, and discussions. The instruments used included learning modules, pre-tests and post-tests, observation sheets, assignments, skill assessment rubrics, interviews, and documentation. Of the 20 students, 18 participants (90%) actively took part in the program. The average score increased from 55.72 on the pre-test to 79.00 on the post-test, representing an improvement of 23.28 points. A total of 16 participants (88.89%) achieved a minimum score of 75, indicating that the program target was successfully achieved. Observations showed improvements in reading fluency, accuracy in assigning vowel marks, vocabulary mastery, understanding of nahwu-sharaf, translation skills, and text comprehension. Program sustainability is supported through continued use of the module, regular reading practice, reinforcement of vocabulary and nahwu-sharaf, translation exercises, and assignments facilitated by the teachers or ustaz.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kitab Arab santri Madrasah Diniyah At-Tazkia melalui pendampingan terstruktur pada aspek mufradat, nahwu-sharaf, ketepatan harakat, kelancaran membaca, penerjemahan, dan pemahaman teks. Pelaksanaan menggunakan pendekatan komunikatif dan kontekstual melalui drill, guided reading, demonstrasi, latihan individu dan kelompok, serta diskusi. Instrumen kegiatan meliputi modul, pre-test dan post-test, lembar observasi, penugasan, rubrik keterampilan, wawancara, dan dokumentasi. Dari 20 santri, 18 peserta (90%) mengikuti kegiatan secara aktif. Nilai rata-rata meningkat dari 55,72 pada pre-test menjadi 79,00 pada post-test, dengan peningkatan 23,28 poin. Sebanyak 16 peserta (88,89%) memperoleh nilai minimal 75 sehingga target program tercapai. Observasi menunjukkan peningkatan kelancaran membaca, ketepatan harakat, mufradat, pemahaman nahwu-sharaf, penerjemahan, dan pemahaman teks. Keberlanjutan program dilakukan melalui penggunaan modul, latihan membaca, penguatan mufradat dan nahwu-sharaf, penerjemahan, serta penugasan oleh guru atau ustaz.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muh. Zakki Amrulloh, M. Rondi (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





STIT Muhammadiyah Bojonegoro