Strategi Penilaian Autentik (Authentic Assessment) Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kurikulum Merdeka Di Madrasah Ibtidaiyah
DOI:
https://doi.org/10.59829/yb9rg865Keywords:
Penilaian Autentik, Pembelajaran, Bahasa IndonesiaAbstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah memerlukan pendekatan yang efektif untuk mengukur kemampuan peserta didik secara menyeluruh. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah penilaian autentik, yang menekankan penilaian berdasarkan konteks nyata dan keterampilan praktis peserta didik. Penilaian autentik menjadi semakin relevan dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Kurikulum Merdeka mendorong pendekatan yang lebih fleksibel dan kontekstual, sehingga penilaian autentik dapat berperan penting dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi penilaian autentik dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD/MI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian autentik memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penerapan yang realistis dan kontekstual mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dan kreatif. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar penilaian autentik dapat berjalan efektif dan membawa perubahan positif dalam pendidikan di Indonesia.




STIT Muhammadiyah Bojonegoro