Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Pai) Secara Kontekstual dan Adaptif Terhadap Perkembangan Teknologi Digital
DOI:
https://doi.org/10.59829/jwc6dp04Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Era Digital, Kontekstual, AdaptifAbstract
Laporan ini mengkaji urgensi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) secara kontekstual dan adaptif di era digital. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat menuntut transformasi dalam pendekatan pendidikan, termasuk PAI, untuk memastikan relevansinya dan efektivitasnya dalam membentuk karakter spiritual serta keterampilan abad ke-21 peserta didik. Laporan ini menganalisis konsep dasar kurikulum PAI, prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual dan adaptif, serta peluang dan tantangan integrasi teknologi digital. Pembahasan mencakup model-model inovasi kurikulum seperti Kurikulum Merdeka dan Model Adaptive Blended Curriculum (ABC), yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa dan pengembangan holistik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun teknologi menawarkan aksesibilitas dan interaktivitas yang belum pernah ada sebelumnya, terdapat tantangan signifikan terkait kesenjangan digital, kompetensi guru, dan risiko disinformasi. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum PAI yang sukses di era ini memerlukan pendekatan seimbang yang memanfaatkan teknologi untuk personalisasi dan keterlibatan, sambil menjaga kedalaman spiritual dan membina literasi digital yang kritis. Laporan ini merekomendasikan strategi implementasi yang komprehensif, melibatkan pengembangan profesional guru, investasi infrastruktur yang merata, pengembangan konten digital berkualitas, dan kolaborasi multi-pihak untuk mewujudkan pendidikan PAI yang relevan dan adaptif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Sulaiman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



STIT Muhammadiyah Bojonegoro