Kedudukan Manusia dalam Pendidikan Islam: Analisis Pemikiran Muhammad Naquib al-Attas

Authors

  • Ahmad Syauqi Fuady STIT Muhammadiyah Bojonegoro Author

DOI:

https://doi.org/10.59829/8k6ca813

Keywords:

Al-Attas, Manusia, Pendidikan Islam

Abstract

Manusia merupakan esensi dan sasaran utama dari proses pendidikan. Pendidikan senantiasa berkaitan erat dengan hakikat keberadaan manusia, karena pendidikan merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan potensi alamiah manusia. Oleh karena itu, di dalam memahami tentang pendidikan, harus memahami hakikat manusia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep manusia menurut Muhammad Naquib Al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Oleh karena itu sumber data utamanya adalah dokumen tertulis. Dua buku karangan Muhammad Naquib Al-Attas “Islam dan Sekulerisme” dan “The Concept of Education in Islam” menjadi sumber data utama. Sedangkan buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan tema penelitian menjadi sumber data sekunder. Analisis Isi dipilih untuk menganalisis data tekstual, ditafsirkan, dan disajikan secara eksploratif naratif. Hasil penelitian ini adalah: (1) manusia memiliki dua aspek jasmani-fisik dan roh-jiwa, oleh karena itu pendidikan adalah upaya memberikan ilmu pengetahuan (agama dan sains) bagi kedua aspek tersebut; (2) tujuan pendidikan Islam adalah untuk membentuk individu paripurna sebagai manusia beradab. Pendidikan Islam bertujuan menanamkan adab ke dalam diri manusia sehingga dapat memahami kedudukan setiap eksistensi di dalam tatanan kehidupan

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-09-10

How to Cite

Kedudukan Manusia dalam Pendidikan Islam: Analisis Pemikiran Muhammad Naquib al-Attas. (2025). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 71-80. https://doi.org/10.59829/8k6ca813