Konsep Pendidikan Filsafat Menurut Al-Farabi dan Ibnu Sina

Penulis

  • Nurul Ainirrohmah Institut Ahmad Dahlan Penulis
  • Afrikhun Rizki Arridho Penulis
  • Choirul Makrom Penulis
  • Shofiyah Penulis
  • Benny Prasetya Penulis

DOI:

https://doi.org/10.59829/1s5jkh80

Kata Kunci:

Al-Farabi, Ibnu Sina, filsafat pendidikan Islam, insan kamil, pendidikan rasional-spiritual

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif dan integratif pemikiran Al-Farabi dan Ibnu Sina dalam konteks filsafat pendidikan Islam. Keduanya merupakan tokoh penting yang menempatkan pendidikan sebagai sarana menuju kesempurnaan manusia (kamāl al-insān) melalui penyatuan dimensi rasional dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan model integrative review yang dikombinasikan dengan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Farabi menekankan pendidikan sebagai proses pembentukan akal aktif untuk mencapai kebijaksanaan dan keteraturan moral dalam masyarakat utama (al-madīnah al-fāḍilah), sedangkan Ibnu Sina memandang pendidikan sebagai proses penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs) menuju kebahagiaan sejati (sa‘ādah). Sintesis keduanya melahirkan paradigma pendidikan Islam yang holistik mengintegrasikan logika, etika, dan metafisika sebagai fondasi pembentukan manusia paripurna (insān kāmil). Penelitian ini menegaskan pentingnya rekontekstualisasi konsep rasionalisme Al-Farabi dan spiritualisme Ibnu Sina dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam modern. Secara praktis, temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, kematangan moral, dan kedalaman spiritual, sehingga pendidikan Islam berfungsi sebagai sarana pembentukan manusia berilmu, berakhlak, dan berketuhanan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-10

Cara Mengutip

Konsep Pendidikan Filsafat Menurut Al-Farabi dan Ibnu Sina. (2026). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2). https://doi.org/10.59829/1s5jkh80