Q.S. Al-An'am Ayat 115 dalam Tradisi Khatamanan Al-Qur'an: Studi Living Qur'an di Pesantren Hidayatul Insan
DOI:
https://doi.org/10.59829/jcgxrz64Kata Kunci:
Khataman Al-Qur'an, Living Qur'an, Pesantren, Q.S. Al-An'am Ayat 115Abstrak
Abstrak
Artikel ini mengkaji pemaknaan dan pengamalan QS. Al-An‘am ayat 115 dalam tradisi khataman Al-Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Insan dengan menggunakan pendekatan Living Qur’an. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana ayat tersebut diresepsi dan difungsikan dalam praktik ritual khataman Al-Qur’an di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis kajian Living Qur’an melalui observasi partisipatif terbatas dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-An‘am ayat 115 dipahami sebagai simbol kesempurnaan dan kemutlakan wahyu Allah yang menegaskan finalitas pembacaan Al-Qur’an. Pembacaan ayat ini pada akhir khataman tidak hanya berfungsi sebagai penutup bacaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai teologis, penguatan identitas Qur’ani santri, serta legitimasi sosial terhadap otoritas Al-Qur’an. Temuan ini menegaskan bahwa Al-Qur’an hadir sebagai teks yang hidup dan membentuk realitas sosial-keagamaan pesantren.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Monica Putri (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



STIT Muhammadiyah Bojonegoro